Sejak pagi, rumah keluarga Hale dipenuhi suara langkah kaki yang saling bersahutan dari lorong ke lorong. Asisten rumah tangga keluar masuk membawa kardus, kain penutup furnitur, dan daftar barang yang harus dipindahkan ke gudang bawah. Dua pria dari perusahaan interior berdiri di ruang tengah sambil mengukur dinding, sesekali mencatat sesuatu di tablet mereka.
Naresta berdiri di dekat tangga dengan pakaian rapi dan rambut tersisir sempurna. Di tangannya ada map tipis berisi jadwal renovasi, dan caranya memberi arahan membuat siapa pun mengira rumah itu juga berada di bawah kendalinya sejak lama.
“Kamar kerja sebelah barat dibersihin dulu. Om Ezra bilang minggu depan mulai dibongkar, jadi semua isi lemari harus keluar hari ini.”
Salah satu pekerja mengangguk cepat.
“Baik, Bu.”
Zev baru turun dari lantai atas ketika mendengar kalimat itu. Langkahnya berhenti di anak tangga terakhir, lalu matanya menatap lurus ke arah Naresta.
“Aku enggak pernah setuju renovasi.”
Naresta menoleh perlahan, seolah sudah menduga ia akan muncul pada momen itu. Sudut bibirnya terangkat tipis, senyum yang tampak sopan tetapi jarang terasa hangat.
“Kamu juga enggak pernah nolak.”
“Ada bedanya.”
“Kalau kamu terus begini, semua orang bakal capek nebak maumu.”
Zev tak menjawab. Beberapa hari terakhir kepalanya masih sering berdenyut, terutama saat hujan turun atau ketika ia memikirkan potongan-potongan ingatan yang semakin jelas. Namun sejak datang ke kawasan lama kemarin, ada sesuatu yang berubah besar di dalam dirinya.
Kilas balik kini tidak lagi berupa bayangan kabur. Ia mulai mengenali tempat, bau, suara, bahkan rasa takut yang dulu pernah dirasakan tubuhnya. Dan yang paling mengganggu, nama Reivan kini terdengar lebih dekat daripada Zevarion.
“Aku mau ke ruang kerja lama,” katanya singkat.
Naresta mengangkat alis.
“Ngapain?”
“Cari sesuatu.”
“Kamu bahkan enggak tahu cari apa.”
Zev menatapnya datar tanpa berkedip.
“Justru itu.”
Ia berjalan melewati ruang tengah tanpa menunggu tanggapan. Para…
Penantian 7 Tahun
BAB 57 - Liontin Yang Sama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments