Fania menggeleng pelan, sesuai kesepakatan mereka. Mereka akan berlaku saling asing di luar.
"Kita selesaikan makan siang ini, dan kembali ke butik" ujar Fania yang hanya bisa ditanggapi anggukan oleh asisten pribadinya, Livia.
Langkah kaki Fania terdengar pelan saat ia keluar dari restoran mewah itu bersama Livia. Mereka telah selesai dan harus segera kembali bekerja.
Di belakangnya, asisten pribadi sekaligus sahabatnya masih sibuk berbicara mengenai jadwal esok hari.
“Besok pagi meeting jam sembilan, dan siangnya ada ...”
Ucapan Livia terhenti begitu Fania tiba-tiba memperlambat langkahnya.
Di hadapan mereka, seorang pria baru saja keluar dari pintu yang sama. Tubuh tinggi dengan aura dingin yang begitu familiar.
Ronald, suaminya. Tampaknya pria itu juga telah selesai meeting bersama kliennya. Karena dia terlihat sendiri tak bersama pria yang makan bersamanya.
Tak ada perubahan pada ekspresi Fania. Wajahnya tetap tenang, nyaris tak terbaca.
Ronald pun sama. Tatapannya sekilas bertemu dengan Fania, datar, tanpa emosi. Seolah mereka hanyalah dua orang asing yang kebetulan berada di tempat yang sama.
Tak ada sapaan. Tak ada senyuman. Bahkan tak ada anggukan kecil sekalipun. Mereka berpapasan begitu saja. Terasa hening.
Langkah keduanya tetap berlanjut, saling menjauh tanpa menoleh kembali.
Livia yang menyaksikan kejadian itu hanya mampu mengerjap bingung. Ia menoleh ke belakang, lalu kembali menatap Fania yang berjalan santai di sampingnya.
“Fan…” panggil Livia ragu.
Fania hanya melirik sekilas. “Kenapa?”
“Itu suamimu bukan?”
Fania terdiam sesaat, lalu mengangguk ringan. “Ya, kau melihatnya dengan jelas”
Jawaban singkat itu justru membuat kening Livia semakin berkerut.
“Kenapa kalian tak saling menyapa, kau bertengkar dengannya?”
Fania tak langsung menjawab. Ia justru melangkah menuju mobilnya, membuka pintu dengan gerakan tenang, lalu duduk di dalam.
Livia segera menyusul, masih dengan ekspresi penuh tanda tanya.
Mobil mulai melaju, meninggalkan restoran yang kini s…
RONALD & FANIA
BAB 7
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 160 Episodes
Comments