Perjalanan menuju rumah Valencia tidak terlalu jauh dari pusat kota. Mobil melaju tenang, membelah jalan yang mulai dipenuhi cahaya lampu malam. Satu per satu lampu jalan menyala, seperti bintang yang diturunkan ke bumi. Udara di luar tampak lebih dingin dari biasanya, namun di dalam mobil suasananya justru terasa hangat.
Fania duduk di samping Ronald. Diam.
Namun bukan diam yang canggung.
Lebih seperti diam yang nyaman.
Ia menyandarkan kepalanya sebentar ke kursi, menikmati ritme perjalanan.
Sesekali matanya melirik keluar jendela.melihat bayangan kota yang perlahan berubah menjadi lebih tenang. Lalu tanpa sadar, pandangannya beralih ke Ronald.
Cepat, hampir tidak terlihat. Namun cukup untuk membuat perasaannya bergerak pelan.
Setiap kali itu terjadi dadanya terasa hangat.
Ada sesuatu yang berbeda. Sesuatu yang belum sepenuhnya ia pahami, namun ia tidak ingin buru-buru menamainya.
Ronald tetap fokus menyetir. Namun dari sudut matanya, ia tahu. Ia merasakan.
Dan entah kenapa ia tidak ingin mengganggu momen itu dengan kata-kata.
Beberapa menit kemudian, mobil mulai melambat. Mereka sampai. Mobil berhenti di depan sebuah rumah mewah yang tampak elegan. Lampu teras menyala lembut.
Tanaman kecil berjajar rapi di depan. Ada kursi santai di sudut teras, seolah sering digunakan untuk duduk sore hari.
Valencia turun lebih dulu. Ia membuka pintu dengan gerakan ringan.
“Welcome,” ujarnya sambil tersenyum hangat.
Fania ikut turun. Kakinya menyentuh lantai dengan pelan, seolah tidak ingin merusak suasana. Ia menatap sekeliling sekali lagi.
Dan entah kenapa rumah itu terasa hidup.
Bukan karena kemewahannya. Namun karena kehangatan yang tidak dibuat-buat.
Ronald mengambil koper mereka, sementara Ren membuka pintu utama. Dan begitu pintu terbuka suara kecil langsung terdengar.
“Mamaaa!”
Langkah kaki kecil berlari cepat dari dalam. Suara itu penuh energi. Penuh rindu.
Dan tiba-tiba seorang anak kecil muncul.
Usianya sekitar tiga tahun. Pipi bulat. Mata besar yang berbinar. Rambut…
RONALD & FANIA
BAB 47
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 160 Episodes
Comments