Sore mulai meredup saat mereka keluar dari mall. Langit berubah warna, jingga perlahan memudar digantikan biru gelap yang tenang. Udara terasa sedikit lebih sejuk. Angin sore menyentuh kulit dengan lembut. Membawa sisa-sisa hangat siang yang perlahan pergi.
Fania berjalan di samping Ronald, tas kecil di tangannya. Langkah mereka santai, tidak terburu pulang. Namun juga tidak ingin berlama-lama. Hari itu cukup. Bukan karena tidak ada lagi yang bisa dilakukan. Namun karena apa yang mereka butuhkan hari ini sudah mereka dapatkan.
Tanpa disadari, langkah mereka berjalan seirama.Tidak saling mendahului, tidak ada yang tertinggal. Hal kecil namun terasa berarti.
Mobil sudah menunggu, pintu terbuka. Ronald memberi isyarat kecil agar Fania masuk lebih dulu. Gestur sederhana yang dulu mungkin biasa saja namun kini terasa lebih diperhatikan.
Mereka masuk tanpa banyak kata, pintu tertutup. Dan saat suara itu meredam dunia luar suasana menjadi hening. Namun bukan hening yang kosong. Lebih seperti diam yang nyaman setelah hari yang penuh.
Fania menyandarkan tubuhnya ke kursi, menatap ke luar jendela. Lampu-lampu kota mulai menyala, berderet, bergerak. Seperti garis-garis cahaya yang dulu terasa jauh namun kini terasa familiar.
Ada perasaan aneh yang muncul, bukan asing. Namun juga bukan sesuatu yang biasa ia sadari. Perasaan pulang.
Ronald duduk di sampingnya dengan tenang dan tidak banyak bicara. Namun kehadirannya terasa jelas. Bukan hanya karena ia ada di sana. Namun karena ia benar-benar hadir.
Sesekali ia melirik Fania, tanpa suara, tanpa pertanyaan dan hanya memastikan. Dan itu cukup.
Mobil melaju pelan menembus jalanan kota. Lampu-lampu lalu lintas, kendaraan lain, suara klakson yang samar semuanya seperti latar belakang yang tidak lagi mengganggu.
Fania menarik napas pelan, menghembuskannya perlahan. Hari ini panjang namun tidak melelahkan. Atau mungkin yang berubah bukan panjang harinya. Melainkan cara ia menjalaninya.
Ia tidak lagi menahan sendiri, tidak lagi berpikir…
RONALD & FANIA
BAB 53
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 160 Episodes
Comments