Keputusan itu akhirnya diambil tanpa banyak drama. Triple date. Satu minggu setelah pertemuan di kantor Fania.
Awalnya hanya candaan. Lemparan kalimat santai di tengah obrolan. Namun entah bagaimana, candaan itu berubah menjadi rencana nyata. Dan sekarang, malam itu tiba.
Langit kota sudah berubah gelap. Lampu-lampu jalan memantul di kaca gedung tinggi. Udara malam terasa cukup sejuk setelah hujan sore tadi.
Mobil Ronald berhenti tepat di depan restoran mewah yang berdiri di pusat kota.
Bangunannya terlihat elegan. Dominasi warna cokelat tua dan emas hangat membuat tempat itu terlihat mahal tanpa terasa berlebihan. Dari luar saja, suasananya sudah terasa intim.
Fania menatap bangunan itu beberapa detik.
“Bagus” gumamnya pelan.
Ronald mematikan mesin mobil. Lalu menoleh singkat.
“kamu menyukainya?”
Fania mengangguk kecil. “Ini restoran baru?”
“Lumayan.”
“Milik teman kamu?”
Ronald membuka seatbelt. “Sepupuku, Ren.”
Fania langsung mengangkat alis. “Pantas.”
Ronald terkekeh kecil, tipis. Namun cukup membuat Fania menoleh. Jarang sekali ia mendengar Ronald tertawa sesantai itu.
Mereka turun dari mobil bersama. Gaun yang dikenakan Fania malam itu sederhana. Warna hitam dengan potongan lembut yang jatuh rapi. Tidak berlebihan. Namun cukup membuatnya terlihat anggun.
Sementara Ronald memakai kemeja hitam dengan outer abu gelap. Rapih seperti biasa. Namun malam itu, ia terlihat jauh lebih santai.
Bukan Ronald yang dingin dan sulit didekati seperti pertama kali mereka bertemu. Melainkan seseorang yang perlahan mulai membuka dirinya.
Begitu mereka masuk, seorang staf langsung menyambut dengan ramah.
“Selamat malam, Tuan Ronald.”
Ronald mengangguk kecil. Mereka langsung diantar menuju meja reservasi di area semi private dekat jendela besar.
Dan di sana, dua pasangan lain sudah menunggu. Livia melambaikan tangan lebih dulu.
“FINALLY!”
Suara hebohnya langsung terdengar bahkan sebelum Fania benar-benar sampai di meja.
Mark yang duduk di sebelahnya hanya tertawa kecil sambil menyer…
RONALD & FANIA
BAB 57
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 160 Episodes
Comments