Suasana pesta semakin ramai. Lampu-lampu gantung memantulkan cahaya hangat ke seluruh ruangan, berkilau di atas meja-meja yang dipenuhi bunga dan gelas kristal.
Aroma makanan bercampur dengan wangi parfum para tamu. Tawa dan obrolan bercampur jadi satu, membentuk riuh yang terasa hidup terlalu hidup, bahkan, bagi seseorang yang sedang mencoba menenangkan pikirannya sendiri.
Musik mengalun pelan, cukup untuk mengisi ruang tanpa mengganggu percakapan. Dentingnya halus, hampir seperti latar yang sengaja diciptakan untuk menutupi hal-hal yang tidak ingin disadari.
Di tengah semua itu Chaerlina berdiri anggun sebagai pengantin. Gaunnya jatuh sempurna, mengikuti setiap gerakan kecil tubuhnya.
Wajahnya bersinar bukan hanya karena riasan, tapi karena sesuatu yang lebih dalam.
Bahagia. Benar-benar bahagia. Kebahagiaan yang terlihat jelas. Tidak dipaksakan. Tidak dibuat-buat.
Fania berdiri di dekatnya bersama Livia.
Mereka sempat bergantian memeluk, memberi selamat, merasakan hangatnya momen yang seharusnya sederhana namun penuh arti.
“Finally,” ujar Livia sambil tersenyum lebar.
Chaerlina tertawa kecil, matanya berbinar.
“Finally,” balasnya. Matanya kemudian beralih ke Fania. Lebih lembut dan lebih dalam.
Seolah mencoba membaca sesuatu yang tidak diucapkan.
“Kau baik-baik saja.” Tentu Chaerlina menyadari bagaimana wajah keruh Fania, apalagi ia juga sudah melihat kedatangan Ronald bersama Valencia.
Fania tersenyum tipis. “Iya." Singkat.
Namun tetap ada usaha untuk terdengar tulus atau setidaknya. Ia ingin terlihat seperti itu.
Mereka bertiga kemudian bergeser ke sisi ruangan. Sedikit lebih sepi, jauh dari pusat keramaian. Cukup untuk berbicara tanpa harus meninggikan suara, cukup untuk bernapas tanpa merasa terhimpit.
Livia langsung mulai bercerita, tentang acara, tentang dekorasi, tentang betapa ribetnya persiapan pernikahan. Tentang hal-hal ringan yang seharusnya menyenangkan.
Chaerlina menanggapi dengan santai. Sesekali tertawa, sesekali menggoda. Candaan mereka mengalir,…
RONALD & FANIA
BAB 27
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 160 Episodes
Comments