Pagi datang dengan suasana yang sedikit berbeda.
Demam putra mereka sudah benar-benar turun.
Anak kecil itu kembali berlari ke sana kemari seperti biasanya, membuat Fania dan Ronald sama-sama mengembuskan napas lega.
Untuk pertama kalinya setelah beberapa hari, rumah terasa sedikit lebih hidup.
Namun kehangatan itu belum cukup menghapus jarak yang masih tersisa di antara keduanya.
Saat sarapan, putra mereka bercerita tanpa henti tentang mainan baru yang ingin ia beli.
Ronald mendengarkan sambil sesekali tertawa.
Fania memperhatikan mereka dari seberang meja.
Pemandangan sederhana itu selalu berhasil membuat hatinya hangat.
Dulu, ia sering membayangkan masa tua bersama Ronald.
Membesarkan anak-anak mereka.
Menghabiskan waktu bersama.
Menjadi pasangan yang selalu saling mendukung.
Namun akhir-akhir ini, bayangan itu mulai terasa jauh.
Bukan karena ia berhenti mencintai Ronald.
Justru karena ia masih sangat mencintainya.
Dan cinta yang dipendam terlalu lama sering kali berubah menjadi rasa sakit.
"Fan."
Suara Ronald membuyarkan lamunannya.
"Hm?"
"Kamu kok melamun?"
Fania tersenyum kecil.
"Nggak."
"Cuma capek."
Ronald mengangguk pelan.
Namun entah kenapa, jawaban itu tidak sepenuhnya ia percaya.
Setelah Ronald berangkat kerja, Fania mulai membereskan rumah.
Hari itu sebenarnya tidak berbeda dari hari-hari sebelumnya.
Namun entah mengapa, dadanya terasa lebih sesak.
Mungkin karena semalam ia sempat merasakan kembali perhatian Ronald.
Perhatian kecil yang justru membuat kerinduannya semakin besar.
Saat sedang menyapu ruang tamu, ponselnya berbunyi.
Nama Chaerlina muncul di layar.
"Halo?"
"Fan, aku sama Livia mau ke rumah."
"Hari ini?"
"Iya."
"Boleh?"
Fania tersenyum.
"Tentu."
Dua jam kemudian, Chaerlina dan Livia datang membawa berbagai camilan.
Putra Fania langsung menyambut mereka dengan antusias.
Sementara ketiga sahabat itu duduk di ruang tamu.
Awalnya mereka mengobrol ringan.
Tentang keluarga.
Tentang pekerjaan.
Tentang berbagai hal sepele.
Namun lama-kelam…
RONALD & FANIA
BAB 131
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 160 Episodes
Comments