Pagi datang dengan tenang. Cahaya matahari masuk melalui celah tirai. Lembut. Menghangatkan ruangan tanpa terasa menyilaukan. Udara terasa segar. Berbeda dari malam tadi yang penuh emosi. Sekarang lebih ringan.
Fania terbangun perlahan, matanya terbuka. Namun ia tidak langsung bergerak. Beberapa detik ia hanya diam. Mengingat malam tadi. Semua yang terjadi, semua yang akhirnya terucap..Dan sesuatu di dalam dirinya terasa lebih ringan.
Bukan karena semua masalah selesai. Tapi karena akhirnya tidak ada lagi yang dipendam. Ia menarik napas pelan dan dalam. Tenang, dan kali ini tidak ada sesak yang datang tiba-tiba.
Ia menoleh ke samping. Ronald masih di sana, tertidur dengan tenang. Wajahnya lebih rileks dari biasanya. Tidak tegang, tidak seperti seseorang yang sedang menahan sesuatu. Untuk pertama kalinya ia terlihat damai.
Fania menatapnya sejenak. Lebih lama dari yang ia sadari. Seolah memastikan ini benar-benar nyata. Bahwa semua yang terjadi semalam bukan hanya percakapan emosional yang akan hilang saat pagi datang.
Namun sesuatu yang benar-benar berubah. Senyum kecil muncul di bibirnya. Tipis namun tulus. Ia tidak buru-buru bangun. Masih ingin menikmati momen itu sedikit lebih lama.
Momen sederhana namun terasa penuh. Beberapa saat kemudian ia akhirnya bergerak.
Pelan. Tidak ingin membangunkan Ronald.
Namun saat ia sedikit bergeser Ronald ikut terbangun.
Matanya terbuka perlahan, refleks. Ia langsung menoleh ke arah Fania. Beberapa detik tidak ada yang bicara. Hanya saling melihat. Lalu Ronald tersenyum kecil.
“Pagi, Sayang” Suaranya masih serak.
Fania membalas dengan senyum yang sama.
“Pagi.” Singkat namun hangat. Tidak canggung, tidak dibuat-buat. Hanya alami.
Ronald mengusap wajahnya pelan lalu bangkit duduk.
Fania memperhatikannya. Hal kecil yang dulu terasa biasa sekarang terasa berbeda. Lebih disadari dan lebih dihargai.
“Tidur nyenyak?” tanya Ronald.
Fania mengangguk. “Iya.” Ia berhenti sebentar. “Kamu?”
Ronald tersenyum kecil. “Tentu saja.” Jawaban sed…
RONALD & FANIA
BAB 40
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 160 Episodes
Comments