Hening masih menggantung di antara mereka. Namun bukan lagi hening yang penuh penolakan. Bukan juga yang canggung.
Lebih seperti ruang setelah sesuatu yang lama dipendam akhirnya terucap. Udara terasa lebih ringan. Meski belum sepenuhnya lega.
Fania menarik napas pelan. Dadanya masih terasa berat. Namun pikirannya lebih jernih. Tidak lagi berlari ke mana-mana. Tidak lagi dipenuhi skenario yang ia buat sendiri.
Ia menatap Ronald, lebih tenang. Namun kali ini lebih tegas. Ada sesuatu di dalam tatapannya. Bukan emosi yang meledak. Tapi keputusan untuk tidak lagi menghindar.
“Aku mau tau satu hal.” Suaranya tidak lagi gemetar.
Ronald mengangguk kecil, tidak tergesa.
“Apa?”
Fania menelan pelan, sejenak. Seolah memastikan ia siap menerima jawaban apa pun.
“Kamu dan Valencia ada hubungan apa?”
Langsung tanpa lapisan. Namun tidak lagi sarkas dan tidak lagi menyerang. Ini pertanyaan. Yang benar-benar ingin ia dengar jawabannya. Bukan untuk membuktikan dirinya benar. Tapi untuk berhenti menebak.
Untuk saat ini, ia tak ingin memikirkan kemungkinan terburuk. Karena bahkan hanya membayangkan kembali kebersamaan Ronald dan Valencia. Hatinya terasa sakit seperti diremas dengan kuat.
Ia tak akan sanggup untuk membayangkan kemungkinan Ronald benar-benar berpaling pada orang lain. Atau membayangkan Ronald membagi hatinya untuk orang lain. Ia tak sanggup dan tak mau membayangkan hal itu.
Sementara Ronald menatapnya, beberapa detik. Seolah memastikan ini bukan lagi tuduhan. Namun permintaan kejelasan.
“Tak ada apa-apa.” Jawabannya singkat. Namun kali ini tidak defensif. Lebih seperti fakta.
Fania tidak langsung bereaksi, tatapannya tetap. Menunggu. Bukan karena tidak percaya tapi karena ingin memahami sepenuhnya.
“Jelaskan.” ujarnya pelan, tidak memaksa. Namun jelas ia butuh lebih.
Ronald menghela napas. Bukan karena kesal, amun karena ia tahu ini penting. Ia sedikit menjauh. Duduk lebih tegak seolah menata penjelasannya. Tidak ingin asal bicara.
“Kamu mengetahuinya Fan, Valencia…
RONALD & FANIA
BAB 38
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 160 Episodes
Comments